PAPER VII - KIMIA DAN FISIKA
Kimia adalah cabang dari ilmu fisik yang mempelajari tentang susunan, struktur, sifat, dan perubahan materi. Ilmu kimia meliputi topik-topik seperti sifat-sifat atom, cara atom membentuk ikatan kimia untuk menghasilkan senyawa kimia, interaksi zat-zat melalui gaya antarmolekul yang menghasilkan sifat-sifat umum dari materi, dan interaksi antar zat melalui reaksi kimia untuk membentuk zat-zat yang berbeda.
Hubungan kimia dengan ilmu pengetahuan lain.
Kimia sering disebut ‘ilmu pusat’ karena menghubungkan berbagai ilmu lain, seperti fisika, nanoteknologi, biologi, farmasi, kedokteran, geologi, dan pertanian. Hubungan ini timbul karena berbagai subdisiplin ilmu memanfaatkan konsep-konsep ilmu kimia dan sebaliknya, contohnya adalah ilmu kimia fisik yang melibatkan penerapan prinsip-prinsip fisika terhadap materi pada tingkat atom dan molekul. Kimia juga berhubungan dengan interaksi materi yang dapat melibatkan dua zat atau antara materi dan energi. Secara sederhana, kimia merupakan bagian dari ilmu pengetahuan alam yang mempelajari materi dan perubahannya. Tujuan ilmu kimia adalah menyelidiki bagaimana materi terbentuk, dari bahan dasar apa aja, dan bagaimana mekanisme pembentukannya, bagaimana struktur dan susunannya, serta energy apa saja yang terlibat di dalam perubahan itu.
Fisika adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari benda-benda di alam, gejala-gejala, kejadian-kejadian alam sera interaksi dari benda-benda di alam tersebut. Gejala-gejala ini pada mulanya adalah apa yang dialami oleh indera kita, misalnya pengelihatan, menemukan optik atau cahaya, pendengaran menemukan pelajaran tentang bunyi, panas juga dapat dirasakan (perasaan).
Hubungan fisika dengan ilmu pengetahuan lain.
Tujuan fisika adalah agar kita dapat mengerti bagian-bagian dasar dari benda-benda dan interaksi antara benda-benda, jadi untuk menerangkan gejala-gejala alam. Dari pernyataan ini kita ketahui bahwa fisika adalah bidang ilmu pengetahuan alam yang paling dasar. Ilmu kimia berdasarkan kepada fisika dan kimia, untuk menerangkan proses-proses yang terjadi dalam benda-benda hidup. Ilmu teknik juga bersandar kepada fisika dan kimia. Fisika adalah penting untuk menunjang riset murni maupun terpakai. Misalnya ahli-ahli geologi dalam risetnya menggunakan metode-metode gravimetric, ekustik, listrik dan mekanika. Rumah-rumah sakit modern dilengkapi dengan alat-alat elektronik. Ahli-ahli astronomi memerlukan optic, spektrografi dan teknik radio, demikian pula ahli-ahli meteorology, oceanology, seismologi memerlukan pengetahuan Fisika.
Sumber:
Harmoni, A. (1992). Pengantar Ilmu Alamiah Dasar (IAD). Jakarta: Universitas Gunadarma
Komentar
Posting Komentar